
Produsen asap cair terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan lintas sektor. Pada dasarnya, produsen menghasilkan asap cair (liquid smoke) melalui proses kondensasi asap yang muncul ketika mereka membakar bahan organik, seperti kayu, batok kelapa, atau limbah tanaman, dalam kondisi minim oksigen melalui pirolisis.
Dalam proses tersebut, produsen mengumpulkan uap asap lalu mendinginkannya, sehingga secara bertahap uap tersebut berubah menjadi cairan yang kaya akan senyawa fenolik dan asam organik. Dengan demikian, senyawa-senyawa ini tidak hanya memberikan aroma asap khas, tetapi juga menghadirkan sifat antimikroba serta potensi sebagai pengawet alami.
Secara fungsional, asap cair terbagi menjadi beberapa grade berdasarkan tingkat kemurnian, kandungan tar, dan karakter aroma. Dengan demikian, perbedaan tersebut menentukan penggunaan akhirnya, mulai dari pangan hingga industri berat.
Apa Itu Asap Cair Tempurung Batok Kelapa?

Secara umum, asap cair adalah cairan yang dihasilkan dari pengembunan hasil pembakaran tidak sempurna bahan organik, seperti kayu atau tempurung kelapa. Dalam praktiknya, proses pembuatannya dilakukan melalui pirolisis, yaitu pemanasan bahan dengan sedikit atau tanpa oksigen. Kemudian, asap yang terbentuk didinginkan hingga berubah menjadi cairan.
Selain itu, asap cair mengandung senyawa alami seperti asam organik, fenol, dan karbonil. Akibatnya, senyawa-senyawa tersebut memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan antioksidan. Oleh sebab itu, banyak pihak memanfaatkan sebagai pengawet alami, pengendali hama, penetral bau, serta bahan sanitasi.
Berdasarkan tingkat pemurniannya, dibedakan menjadi beberapa grade. Masing-masing grade memiliki fungsi berbeda, mulai dari penggunaan pada makanan hingga kebutuhan pertanian, peternakan, dan industri. Dengan proses penyaringan dan destilasi yang tepat, asap cair akhirnya menjadi produk multifungsi yang ramah lingkungan dan mudah diaplikasikan.
Produksi Asap Cair
Secara garis besar, beberapa produksi asap cair yang umum dilakukan adalah sebagai berikut.
Pertama, usaha rumahan atau UMKM memproduksi dengan alat pirolisis kecil. Biasanya, model ini fokus pada pasar lokal dan penjualan grade kecil.
Kedua, produsen menengah memiliki fasilitas penyulingan sederhana dan mampu memproduksi puluhan hingga ratusan liter per minggu. Ketiga, pabrik skala besar menggunakan sistem pirolisis terkontrol. Dengan sistem ini, produsen mampu menghasilkan ribuan liter per bulan, termasuk grade premium untuk food grade dan kebutuhan industri. Seiring perkembangan teknologi, sejumlah produsen lokal kini mulai menjual asap cair secara online melalui platform e-commerce maupun jaringan distributor.
Harga Asap Cair Terbaru 2026
Berdasarkan data pasar Domestik di platform e-commerce (termasuk Blibli dan sumber supplier independen), harga asap cair per 2026 bervariasi tergantung kemasan, grade, dan tujuan penggunaan produk. Berikut rincian tipikalnya.
| Grade | Kemasan | Rentang Harga (Rp) |
| Grade 1 | 1,5 Liter | 75.000 – 100.000 |
| Grade 1 | 5 Liter | 185.000 – 200.000 |
| Grade 1 | 25 Liter | 905.000 – 1.100.000 |
| Grade 2 | 1,5 Liter | 65.000 – 80.000 |
| Grade 2 | 5 Liter | 160.000 – 180.000 |
| Grade 2 | 25 Liter | 780.000 – 800.000 |
| Grade 3 | 1,5 Liter | 50.000 – 70.000 |
| Grade 3 | 5 Liter | 135.000 – 150.000 |
| Grade 3 | 25 Liter | 655.000 – 700.000 |
| Grade C | 1,5 Liter | 30.000 – 50.000 |
| Grade C | 5 Liter | 85.000 – 100.000 |
| Grade C | 25 Liter | 405.000 – 430.000 |
| Grade M3 | 1,5 Liter | 30.000 – 50.000 |
| Grade M3 | 5 Liter | 85.000 – 90.000 |
| Grade M3 | 25 Liter | 405.000 – 430.000 |
Perlu dicatat bahwa harga di atas merupakan harga eceran konsumen nasional dan dapat berbeda jika dilakukan pembelian grosir atau kontrak jangka panjang. Harga juga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada biaya bahan baku, transportasi, hingga permintaan pasar.
Manfaat dan Kegunaan Asap Cair Grade 1

Grade 1 merupakan hasil pemurnian tertinggi. Produsen melakukan penyaringan dan distilasi berulang untuk menghilangkan tar, zat berbahaya, dan bau menyengat. Grade ini memiliki warna bening hingga kuning muda serta aroma asap yang halus.
Manfaat
- Menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk
- Menekan perkembangan jamur dan mikroorganisme patogen
- Menjaga kestabilan aroma dan kualitas produk
- Memberikan aroma asap alami yang konsisten
Kegunaan
- Pengolahan makanan seperti ikan, daging, dan produk olahan
- Aplikasi aroma asap pada industri pangan
- Pengawetan makanan secara alami
- Pengolahan produk kuliner skala UMKM hingga industri
Grade 1 banyak digunakan pada sektor yang membutuhkan standar kebersihan dan keamanan tinggi.
Manfaat dan Kegunaan Asap Cair Grade 2

Grade 2 memiliki tingkat pemurnian di bawah grade 1, namun tetap melalui proses penyaringan yang baik. Warna cairan cenderung cokelat muda dengan aroma asap yang lebih kuat.
Manfaat
- Mengurangi serangan hama dan penyakit tanaman
- Menekan pertumbuhan jamur dan bakteri
- Mendukung keseimbangan mikroorganisme tanah
- Mengurangi bau tidak sedap
Kegunaan
- Penyemprotan tanaman sebagai pestisida nabati
- Perawatan tanah pertanian
- Sanitasi kandang ternak
- Pengendalian bau di lingkungan peternakan
Grade 2 sering dimanfaatkan pada sektor pertanian dan peternakan karena efektivitasnya dan kemudahan aplikasi.
Manfaat dan Kegunaan Asap Cair Grade 3

Grade 3 memiliki kandungan tar yang lebih tinggi dan aroma asap yang lebih tajam. Warna cairan cenderung cokelat tua hingga kehitaman.
Manfaat
- Menekan pertumbuhan mikroba pada lingkungan basah
- Mengurangi bau menyengat dari limbah organik
- Membantu proses penguraian bahan organik
Kegunaan
- Pengolahan limbah organik
- Sanitasi area produksi dan gudang
- Pengendalian bau sampah dan saluran air
- Aplikasi teknis non-pangan
Grade 3 cocok untuk kebutuhan lingkungan dan industri dengan skala penggunaan besar.
Manfaat dan Kegunaan Asap Cair Grade C

Grade C merupakan asap cair dengan pemurnian minimal. Kandungan tar dan senyawa berat masih cukup tinggi, sehingga grade ini tidak digunakan untuk pangan maupun pertanian langsung.
Manfaat
- Menekan bakteri pembusuk pada limbah
- Mengurangi bau limbah dan genangan
- Mendukung proses sanitasi teknis
Kegunaan
- Pengolahan limbah cair dan padat
- Sanitasi saluran pembuangan
- Pengendalian bau di TPA dan kawasan industri
- Aplikasi teknis pada sektor lingkungan
Grade C memiliki karakter kuat dan fungsi spesifik pada pengelolaan lingkungan.
Manfaat dan Kegunaan Asap Cair Grade M3

Grade M3 merupakan grade multifungsi yang banyak digunakan pada sektor pertanian dan peternakan. Kandungan asam organik dan fenolnya seimbang, sehingga fleksibel dalam aplikasi.
Manfaat
- Meningkatkan kualitas tanah
- Menekan populasi hama dan patogen
- Mengurangi bau kandang dan limbah
- Mempercepat proses fermentasi bahan organik
Kegunaan
- Campuran pupuk organik dan kompos
- Penyemprotan tanaman
- Sanitasi kandang ternak
- Pengawetan bahan organik non-pangan
Grade M3 menjadi pilihan utama untuk kebutuhan lintas sektor dengan penggunaan rutin.
Faktor yang Mempengaruhi Harga
Sejumlah faktor penting yang memengaruhi harga produk ini antara lain.
1. Bahan Baku
Asap cair berkualitas tinggi umumnya berasal dari batok kelapa atau kayu keras, yang cenderung memberikan aroma lebih stabil dan kandungan fenol yang lebih tinggi.
2. Proses Pemurnian
Produk premium melewati tahap pemurnian yang lebih intensif, yang artinya biaya produksi lebih tinggi dibanding produk industri atau pertanian.
3. Skala Produksi
Produsen besar dengan fasilitas otomatis mampu menekan biaya per liter dibanding produsen UMKM tradisional.
4. Permintaan dan Musim
Permintaan yang tiba-tiba tinggi atau adanya tren baru (misal peningkatan pengolahan ikan asap di pasar lokal) bisa menekan harga naik. Ini umum terjadi menjelang musim panen atau festival kuliner.
Strategi Pemasaran dan Penjualan Nasional
Untuk produsen yang ingin memperluas jangkauan pasar di 2026, berikut beberapa strategi penting yang terbukti efektif :
1. Penjualan Online dan Marketplace
Pemasaran melalui platform seperti Blibli, Tokopedia, Shopee, atau marketplace B2B dapat menjangkau pembeli lokal hingga nasional dengan lebih cepat.
Contoh produk food grade bahkan telah tersedia secara eceran di berbagai platform e-commerce.
2. Kerja Sama dengan Industri Pangan
Produsen bisa menjalin hubungan pemasok dengan industri makanan, bakery, restoran BBQ, dan UMKM pengolahan ikan asap sebagai pelanggan tetap.
3. Penjualan Grosir dan Distributor
Menawarkan harga menarik untuk pembelian dalam partai besar dapat membantu meningkatkan volume penjualan dan memperkuat posisi di pasar nasional.
4. Standarisasi Produk dan Sertifikasi
Mengajukan sertifikasi food grade atau izin BPOM (untuk produk pangan) akan meningkatkan kepercayaan konsumen, sehingga dapat menjual dengan harga premium.

Asapcair.co.id menyediakan berbagai pilihan kemasan dengan grade 1, 2, 3, C dan M3. Asap cair kami dikenal sebagai produk berkualitas yang mampu meningkatkan hasil panen, menjaga kebersihan ternak, mengawetkan makanan, serta mengurangi bau dan kuman. Dapatkan harga khusus hanya di website ini.




